Hay. Assalamu alaikum Sobat Nusa .!
Yuk kita cari tau tentang kehidupan NABI KITA di masa kecil beliau. Selamat membaca sobat.
Sumber foto: id.pinterest.com |
ALLAH BERFIRMAN Dalam Surah. Al_Ahzab Ayat;40
مَا كَانَ مُحَمَّدٌ اَبَآ اَحَدٍ مِّنۡ رِّجَالِكُمۡ وَلٰـكِنۡ رَّسُوۡلَ اللّٰهِ وَخَاتَمَ النَّبِيّٖنَ ؕ وَكَانَ اللّٰهُ بِكُلِّ شَىۡءٍ عَلِيۡمًا
Maa kaana Muhammmadun abaaa ahadim mir rijaalikum wa laakir Rasuulal laahi wa Khaataman Nabiyyiin; wa kaanal laahu bikulli shai'in 'Aliima
" ARTINYA... Muhammad itu bukanlah bapak dari seseorang di antara kamu, tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup para nabi. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu"
Kehadiran sosok RASULULLAH SAW adalah bentuk karunia bagi hamba-hamba ALLAH SWT. Bahkan, alam pun menyambut dengan gembira hal tersebut. Dilansir dari berbagai sumber pada Senin (2-/7/2020), sebagian ulama berpendapat bahwa RASULULLAH SAW lahir pada Senin, 9 Rabiul Awal sekitar 571 M. Namun, sebagainnya lagi mengatakan bahwa ia lahir pada Senin, 12 Rabiul Awal pada tahun Gajah di tengah keluarga Bani Hasyim di Mekah.
Dalam kisah beliau, RASULULLAH dilahirkan yatim di rumah Abu Thalib yang terletak di perkampungan Bani Hasyim. Ayahnya yang bernama Abdullah, meninggal ketika RASULULLAH SAW masih berada dalam kandungan Siti Aminah. Selama tiga hari, RASULULLAH SAW disusui oleh ibunya, Siti Aminah.
RASULULLAH SAW. juga pernah disusui oleh budak wanita milik ayahnya, Yang Tidak Lain Adalah Ummu Aiman. Lalu, pernah disusui oleh budak bernama Tsuwaibah, milik paman beliau Abu Lahab.
Ketika kecil, RASULULLAH SAW tumbuh dan menjalani hidup layaknya seorang anak kecil pada umumnya. Namun, karena dulu tradisi Quraisy masih melekat, maka pada hari kedelapan belas seusai Siti Aminah melahirkan Nabi Muhammad harus disembunyikan ke pedalaman dan baru dikembalikan ketika ia berusia delapan atau sepuluh tahun.
Dengan adanya tradisi tersebut, berarti RASULULLAH SAW tidak merasakan kasih sayang seorang ibu kandung sejak kecil hingga berusia sepuluh tahun. Tapi, ia justru merasakan kasih sayang itu dari Halimah binti Sa'diyah selama tiga tahun yang berasal dari Bani Sa'ad. Lewat kasih sayangnya, RASULULLAH SAW bisa tumbuh dengan nutrisi yang di berikan Halimah kepada RASULULLAH SAW.
RASULULLAH SAW pun saat itu tumbuh menjadi anak yang cepat tanggap, selalu membantu temannya, bersikap baik, jujur, dan dianugerahi kecerdasan yang luar biasa dibandingkan dengan anak seusianya. Bahkan, dia juga pandai berbisnis.
Saat RASULULLAH SAW diusia delapan tahun, ia telah melakukan bisnis pertamanya dengan mengembala kambing. Beliau mendapatkan upah beberapa qiraat dari penduduk Mekah.
Uniknya, pada saat berada di pangkuan Halimah, RASULULLAH SAW, justru tidak suka bermain tanah ataupun menyantap makanan yang dihinggapi lalat. Begitu pula saat dia diasuh oleh sang paman, Abu Thalib. RASULULLAH SAW sangat menyukai kebersihan dan selalu berpenampilan sebaik mungkin
Dan makanan yang paling di sukai RASULULLAH SAW adalah paha kambing bagian depan sebelah kanan. Karena disana banyak tersimpan Hal yang sangat bermanfaat bagi tubuh.
Sobat NUSA. Itulah sekilas Cerita masa kecil RASULULLAH SAW. Hikmah apa yang kalian petik ? Berikan jawaban kalian pada kolom komentar ya.








minta penjelasan tentang hikmah sholawat nuridzat dong kak...
ReplyDelete